Suzuki GSX750 1985 | Tua-Tua Menggoda
Memiliki motor sesuai keinginan nampaknya sukses diwujudkan Garage bernama Ewako Custom Work di Kawasan Biringkanaya Sudiang, Makassar. Di kota yang khas dengan sajian kuliner pallubasa ini gaya Bratstyle masih mendominasi custom style bagi para custom enthusiast di Makasar. Sidiq Pradipta mengaku sangat menginginkan sebuah motor bergaya Bratstyle yang easy riding dan keren
Bermodalkan mesin Suzuki GSX750 tahun 1985 Aliy Muais selaku builder Ewako Custom Work mengaku jika seluruh bagian motor mulai dari rangka, swingarm, body dan lainnya semua di buat ulang secara handmade di garage yang berlokasi di Jalan Goa Ria Sudiang No.101, Part lain seperti, Velg, Tromol, Jari-jari, Sidebox, segitiga atas dan lainnya di buat custom menyesuaikan part aftermarket seperti suspensi, headlamp dan lainnya.
Aliy mengerjakan hampir 6 bulan dengan asumsi semua yang dikerjakan sesuai dengan keinginan owner dan juga presisi di setiap bagian. Sementara untuk bagian tersulit lainnya, Aliy mengaku hanya pada teknis pemesanan barang yang dibutuhkan melalui sistem pembayaran dan online order. Beberapa part yang ia pesan melalui online antara lain ada velg, Headlamp model Daymaker, Lampu sein, saklar, discbrake, Ban dan karbu lengkap dengan filter.
Sesi pengerjaan Aliy mengaku hampir tidak ada kendala. Di bagian frame, Aliy mempercayakan besi seamless sementara di bagian body seperti Gastank, Fender depan dan belakang ia mempercayakan pada plat galvanis yang diperhalus menyesuaikan kelebaran ban. Proses ini harus menunggu pesanan ban datang karena harus di ukur terlebih dahulu. “jadi kita tunggu-tungguan deh, ban datang baru kita buatkan fendernya” unkap Aliy.
Sementara mesin ia lakukan porting polish agar tenaga kembali seperti sediakala, artinya mesin hanya dilakukan service seperti ganti oli, paking dan penyetelan karbu. “Ini hanya mesin saja awalnya dan kita harus setel ulang saat harus make karbu PE 28 apalagi kita pakai open filter menggunakan Scarlet. Selain itu sistem pengapian juga kita set ulang biar motor lebih fresh saat di pakai owner nantinya”, tambah Aliy
Usai kelistrikan dirasa optimal, Aliy langsung memasang Headlamp, sein, Stop lamp dan saklar kepunyaan KTC di motor yang dilabur dengan warna dark grey flat ini. Menariknya penggunaan bar lebar dengan speedometer semi digital membuat bagian front end menjadi lebih modern dan asik di mata pengguna motor yang di dominasi dengan warna coklat dan gold dibagian stripingnya ini. Dari hasil pengerjaan yang panjang, Aliy Muais akhirnya berhasil menghadirkan sosok GSX750 yang seakan terlahir kembali di era digital.
Teks: Andhika | Foto: Piksel Media Project.











Leave a Comment