The Top 10 Custom Bike of 2016 - Gastank Reader’s Choice

Tahun 2016 dipenuhi dengan karya-karya yang luar biasa dari builder tanah air. Custom bike dari ubahan simple hingga ekstrim terpampang sepanjang tahun 2016. Dari antusiasme pecinta custom kultur di Indonesia yang sangat besar, kami menghadirkan 10 best custom bike berdasarkan hits pembaca.

Motor-motor berikut memiiki beragam cerita dalam proses pembuatannya. Dari yang dipakai untuk harian sampai yang berprestasi hingga membawanya ke event custom dunia. Berikut roundup custom bike tahunan kami dan simak cerita lengkapnya. Check this out!

Honda Tiger 2002 - Semangat Putra Motor

Motor berjuluk Naga Lima ini menduduki posisi pertama dengan prestasinya yang membanggakan dengan mesin radialnya. Radial engine umumnya diaplikasi pada mesin-mesin pesawat lawas. Tenaga atau power pada porosnya dimanfaatkan untuk memutar baling-baing untuk mengembangkan badan pesawat. “Kalau di pesawat mesinnya terpasang vertikal, sedangkan untuk aplikasi motor saya pasang horizontal,” Yusuf Adib Mustofa, sang builder yang spesialis custom engine ini.

Mengandalkan basik mesin Honda Tiger 2002, Yusuf dari Semangat Putra Motor, Purwokerto, Jawa Tengah membuat kejutan dengan menampilkan mesin radial 5 silindernya.

Memakan waktu 3 tahun untuk riset hingga tragedi kebakaran yang menghancurkan 50 persen proses pembuatannya, menjadi salah satu bagian lain dalam proses pembuatan Naga Lima. Prestasi tertigginya didapat sebagai The Greatest Bike Suryanation Motorland 2016 hingga membawa motor ini ke Yokohama Hot Rod Custom Show dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia.

 

Yamaha XS650 1977 - Queen Lekha

Mengacu pada custom bike chopper negeri sakura, Yamaha XS650 besutan Queen Lekha ini menganut sistem kopling motor lawas abad 20-an. Pengoprasiannya mirip sistem kopling mobil yang dioperasikan kaki kiri, serta persneling pada tangan kiri. Itu sebabnya, besutan milik Buyung Cahaya Prayoga ini diberi julukan “Suicide Clutch”.

Konsep persneling yang dianut diakui Yaya sang builder, jarang digunakan pada custom bike di Indonesia. Kerennya lagi, komponen motor lansiran 1977 ini 90 % handmade. Hanya engine dan parts macam aki atau ban yang mengggunakan produk aftermaket. Tak heran jika motor ini berhasil menyabet Best Japan Chopper di Kustomfest 2016 lalu.

Tak kalah unik yaitu dari segi riding position, yang mengharuskan kaki kanan agak naik ke atas saat berkendara. Tak hanya sering dibawa ke custom bike show, motor ini ternyata sengaja dibangun untuk bisa dikendari harian.

 

Yamaha XS650 1978 - Kedux Garage

Chopper yang menjawarai FFA Main Class di ajang Kustomfest 2016 ini paling khas dengan ciri tubuh rampingnya dan tangki bermotif checkered flag. Komang ‘Kedux’ Santana Putra sang builder, mengaku sedang bosan dengan tampilan chopper yang gemuk.

Custom bike berjuluk Skinny Bastard ini masih mengandalkan engine bawaan Yamaha XS650. Areal kaki paling menarik perhatian dengan ukuran ban yang jauh berbeda, yakni ban depan ban depan Chengsin 3.00-23, belakang Firestone 4.50-18, dan pelek depan TK 1.85 x 23 inci dan belakang DID 3.00 x 18 inci.

Motif checkered flag sengaja dipakai untuk membuat sesuatu yang tidak monoton seperti motif ukiran yang sedang banyak digandrungi builder.

 

Honda Tiger 2006 - Lunatic Inc.

Custom bike racikan Lunatic Inc. ini lolos menjadi National Champion di kelas Bebek & Sport pada ajang Honda Modif Contest (HMC) 2016.

Yuwono Jati dan Aloysius Endra para buildernya sengaja membangun motor ini khusus untuk ajang tersebut. Meski pada proses pengerjaan sempat mengalami beberapa kendala, cafe racer berjuluk Neo Classic Racer ini pun menyabet juaranya.

Motor ini mengandalkan mesin original dan mengaplikasi konsep one piece body custom, sehingga tetap tersambung dari depan sampai belakang. Tampilan cat warna putih dipilih agar motor ini tetap terlihat unsur klasiknya.

 

Bajaj Pulsar 180 - Thrive Motorcycle

Ubahan custom motor dengan konsep yang matang merupakan syarat untuk menghasilkan karya terbaik. Thrive Motorcycle dari Kemang, Jakarta selalu menerapkan standar tersebut setiap kali menggarap motor milik customernya.

Bajaj Pulsar 180 satu ini sudah berubah total dari tampilan standarnya. Desain pada besutan motor asal India ini menganut gaya street scrambler dengan mengedepankan sebagai tunggangan yang nyaman dipakai harian.

Areal body yang paling kentara perubahannya. Seperti pada bagian penampung bahan bakar yang menggunakan tangki custom berbahan plat galvanis yang dibuat lebih ramping mewakili gaya besutan dual purpose modern.

 

Yamaha XS650 1972 - Baru Motor Sport

Kebanyakan motor custom garapan Baru Motor Sport (BMS) mengandalkan basik motor-motor baru mulai dari kapasitas mesin kecil hingga besar. Hingga suatu saat Ariawan Wijaya, pentolannya membangun motor bermesin lawas legendaris.

Projeknya ini berupa Yamaha XS650 miliknya pribadi. Motor lansiran 1972 ini menganut gaya board tracker. Ari harus merancang bangun rangka baru agar mesinnya bisa berdiri menganut gaya board tracker. Sementara untuk mesinnya, builder asal Semarang ini harus membangun ulang mesinnya.

 

Kawasaki ER6N - Smoked Garage

Dari viral video youtube yang dirilis oleh management Smoked Garage, custom Kawasaki ER6N ini begitu memesona. Apalagi video yang diproduksi M Film dan disutradarai oleh Mahaputra Bertitetle Sublime ini mampu mempertntonkan detail ubahan motor dengan suguhan yang menarik.

Dari referensi yang dikompilasi, meghasilkan titik temu membangun cafe racer modern yang menampilkan roh hi-tech. Nicko Eilgert buildernya, berusaha menghadirkan besutan cafe racer modern dengan melakukan ubahan pada berbagai detail part.

 

Yamaha Scorpio 2007 - Lawless Garage

Motor cusom garapan Yusuf Abdul Jamil selalu punya ciri. Salah satu karya paling gress-nya adalah Yamaha Scorpio lansiran 2007 berjuluk Ha..Ha..Ha.. ini. Builder Lawless Garage ini menghadilkan ubahan dengan desain yang fresh.

Idenya sebetulnya sederhana, menggarap motor yang custom yang nyaman untuk dibawa riding dalam kota maupun turing ke luar kota.

Areal tangki terlihat nyeleneh dengan tulisan Ha Ha Ha yang terpampang di areal tangki. Begitu pula tampilan keseluruhan yang ubahannya terlihat out of the box. Ucup sapaan akrabnya ingin menebar trend dengan gaya baru. Hal-hal menarik saat proses pembuatan termasuk proses pengkawinan dua rangka menjadi cerita sendiri baginya.

 

Kawasaki Binter Merzy 1982 - Nyam-Nyam Custom

“Sebetulnya yang jadi kuncian gue menggarap chopper dengan mesin kecil saat mendesain bagian frame. Pemilihan bahan rangka dan dimensi yang ideal membutuhkan kecermatan sehingga hasilnya bisa proporsional,” jelas Rolandsyah Rastan atau Boncel, dari Nyam-Nyam Custom.

Kawasaki KZ200 dengan style chopper a la 70-an ini diberi julukan ‘Kokom’. Dimensi motor secara keseluruhan terlihat proporsional dan tidak ada detail yang dipaksa untuk dibesar-besarkan.

Tampilan chopper 70-an sangat terasa begitu dikombinasi antara fork custom model springer yang panjang, setang pullback, sandaran bokong model king & queen seat, serta knalpot model upswept yang ujung silincernya diempatkan pada bagian kanan sisi bar.

 

Suzuki Thunder 250 2001 - Inspired27 Custom Garage

Racikan motor Inspired27 Custom Garage ini secara keseluruhan terlihat sederhana tetapi kuat dalam hal detailing dan finishing.

Sebagian rangka asli Thunder masih dipertahankan, hanya areal sub frame diolah dengan pipa besi baru dengan desain yang lebih simpel. Meski tidak banyak aksesoris yang menempel pada motor, namun proses customizing pada rangka dan areal body terlihat unik.

Donny Irawan sang builder memilih paduan warna yang kontras antara hitam doff dengan detail material aluminium, membuat tampilan keseluruhan menjadi menarik.

Teks: Wildaf

Attachment

cover-10 cover-10 thunder thrive smoke queenleka nyam naga lawless kedux honda bms

Leave a Comment