Yamaha Scorpio 2005 | Custom Factory Concept R1V4LZ
Tidak harus tampil anti mainstream, tampil mainstream pun akan terlihat apik jika custom motor didasari dengan ketekunan dan ketelitian sebuah detail. Hal ini terlihat dari custom karya Anjik Andrianto, selaku owner dan designer RLandZ workshop.
Bagi Anjik Andrianto, yang berbasis designer, membuat konsep dengan gaya rendering dalam sebuah peranti komputer sudah menjadi hal biasa. Namun, kali ini Anjik merealisasikan dalam bentuk nyata pada motor miliknya berbasis Yamaha Scorpio Z tahun 2005 bergaya factory concept. Sebelumnya, Anjik juga tercatat sukses menggarap proyek pertama pada Honda Megapro 2002 bertema “Father’s Pride”.
Gaya custom Factory Concept karya Anjik terbilang unik karena ada beberapa unsur yang dipadukan seperti kenyamanan, keamanan dan juga detailing. Di sisi kenyamanan Anjik berfokus pada mesin Yamaha Scorpio lansiran 13 tahun lalu ini dengan meremajakan semua part dalamnya seperti seher, stang seher, bearing, packing sett dan part lainnya yang dianggap perlu di refresh. Hal ini dianggap agar motor tidak hanya tampil keren tapi performa juga diremajakan alias diperbarui.
Sementara di sisi keamanan, Anjik terispirasi dari sang buah hati dimana ia tidak ingin anak kesayangannya ini cedera jika memainkan roda motor saat terparkir dihalaman rumah. Ia menutup velg Yamaha Scorpio miliknya ini dengan sebuah cover berbahan serat fiber yang dibentuk sedemikian rupa agar tidak ada celah jari anak yang masuk.
“Banyak kendala saat proses rebuild, terutama memilih desain headlamp, ini kan kustom. Selain sesuai konsep, saya juga harus mengutamakan standar keamanan berkendaranya,” katanya.
Agar terlihat sangar, Anjik pun melabur dengan pilihan warna senada dengan velg spokenya. Dengan gaya anayrnya ini, Anjik menamakan custom ini dengan sebutan INDiS (Indonesia Individual Style). Alhasil tongkrongan Scorpio Z pun tampil lebih futuristik dan lebih berkarakter, tanpa mengurangi fungsi utamanya. Karakter kuat terlihat pada penonjolan tulang-tulang tubular berwarna hitam yang juga berfungsi sebagai enggine guard. Desain keseluruhan garapannya membawa pesan Young, Wild and Free.
Anjik berharap, motor yang ia sebut “Scorpio R1V4LZ” itu mampu beradaptasi dengan gaya hidup urban yang dinamis dengan fitur-fitur modern. Anjik mengaku perancangan dan pengembangan Scorpio R1V4LZ membutuhkan waktu cukup lama, 1 tahun 4 bulan. Sukses mengerjakan satu motor konsep miliknya berwarna biru, Anjik pun membuatkan satu motor dengan tema yang sama namun berbeda warna (merah).
“Motor yang merah ini punya customer dan dia tinggal di Filipina saat ini, dia langsung pesan saat melihat Scorpio saya yang biru,” tutupnya.
Specs:
Colour – Custom Repaint Blue Candy and Black finishing Doff
Headlamp – Custom Design by Anjik (RLandZ workshop)
Cover Engine – Custom by RLandZ workshop
Exhaust – Custom by RLandZ workshop
Jok – Custom by Anjik (RLandZ workshop)
Gas Tank Fuel – Custom RE-BUILD from original by Anjik (RLandZ workshop)
Tubular – Custom by Anjik (RLandZ workshop)
Dop Velg – Custom Design by Anjik (RLandZ workshop)
Ban belakang – Pirelli Diablo Supercorsa, 120/70-17 (tubeless)
Ban depan – Pirelli Diablo Supercorsa, 190/55-17 (tubeless)
Teks: Andhika | Foto: John Resa.
