Yamaha Scorpio 2007 | Pon Chopper yang Jawarai 3 Kelas
Saat gelaran Suryanation Motorland (SML) di Jakarta Mei 2017 lalu, salah satu motor bergenre chopper dengan balutan warna merah cukup menarik perhatian juri-juri SML saat itu. Motor kreasi Puspa Kediri Custom (PKC) ini tampil outstanding, dengan gaya old skool bernuansa lokal, dilabur warna merah membara.
Yamaha Scorpio jadi basis mesinnya. Chopper milik Julian ini memang sengaja dipersiapkan untuk ajang tersebut. Dari motor sport turing untuk kemudian diteruskan menjadi chopper tentu membutuhkan perubahan yang signifikan. Mulai dari rangka yang semuanya harus diganti ulang. Aris membuat rangka barunya dengan pipa seamless berdiameter 22 dan 30 mm untuk area tersebut. Semua frame-nya harus dibuat baru mengikuti konsep chopper seperti sekarang, traditional chopper dengan rangka rigid.
Part-part lain juga dibuat Aris mengikuti konsepnya, mulai dari tangki, jok, setang, toolbox, footstep, sissy bar, sepatbor, hingga braket-braket. “Semua kita buat handmade” ujar Aya yang merupakan owner PKC. Sementara pada knalpot, dibuat bentuk yang cukup unik, mengikuti bentuk framenya agar telihat slim.
Mengaplikasi jok bergaya king and queen seat dengan model single, chopper merah ini dipadukan dengan stang pullback bar. Ini mengharuskan pengenaranya untuk menyetir dengan posisi lebih condong ke depan. Pada sissy bar juga ditambahkan ornamen bermodel tali yang dibuat dari besi, membuatnya makin artistik.
Pada kaki-kaki, Aris mengaplikasi dua kombinasi yang berbeda untuk area depan-belakang. Bagian depan dari velg berukuran 21/185 mm menggunakan ban dari Avon. Sementara sisi belakangnya mengaplikasi velg berukuran 16/250 mm dengan ban dari Shinko.
Untuk sisi pengereman belakang, motor ini mengaplikasi sistem drum brake atau rem teromol. “Nah untuk shock-nya masih menggunakan bawaan asli Scorpio, namun kita custom dengan diberi cover lagi,” imbuh builder yang workshopnya berada di Bekasi ini.
Detail budaya lokal muncul pada penambahan bebeapa unsur ornamen Jawa yang khas macam senjata tradisonal, yang terlihat pada bagian tangki, cover rantai, hingga pada standar motor. “Motor ini juga kita namai PON Chopper. Karena memang waktu pembuatannya, dimulai dari malam Pon dalam tanggalan Jawa,” tutup Aya.
Well Done. Pon Jawa keluar sebagai juara pertama di kelas Chopper Bobber, Media Pick dan Pick by Bucek Deep di ajang Suryanation Motorland 2017 di Jakarta.
Teks: Wildaf / Foto: John Resa


Leave a Comment