Yamaha Scorpio 2011 | Chopper and Destroy!

Merasa tidak puas dengan hasil tunggangan custom yang awal, Yogi Kurnia Pambudi alias Yogi akhirnya harus merubah sebanyak 180°. Basis Yamaha Scorpio keluaran tahun 2011 yang awalnya memiliki tampilan a la cafe racer kini berubah menjadi sosok motor chopper dengan pipa knalpot yang menjulur senada dengan king and queen seat. Hal ini diyakini Yogi agar selain tongkrongan enak di lihat, ia juga nyaman riding dengan motor bergaya cruise garapan bengkel custom di kawasan Depok ini.

Dari sisi rangka, dibuat ulang dan hanya menyisakan rumah komstir untuk mempertahakan no.rangkanya. Frame dibuat model hard tail. Untuk bagian center bone atas dan tengah Paltik menggunakan pipa seamless tebal 2,8 berdiameter 1-1/4mm sementara framedepan dan belakang menggunakan seamless 1mm plus 3/4mm untuk bagian dalamnya.

Paltik Napitupulu sebagai builder Sampulu Sada Custom Bikes mengaku jika Yamaha Scorpio garapannya ini dibuat berdasarkan diskusi panjang dengan owner yang memiliki hobi riding. Sementara, tangki bensin custom by Sampulu Sada Custom Bikes dengan bahan galvanis 1,2 mm serta dilabur dengan warna hitam solid bergaya mustang dihiasi dengan sentuhan lettering oleh Pandika Aghta Citta bertuliskan Sampulu Sada yang juga nama bengkel custom di kawasan Limo, Depok

Penggunaan nama Sampulu Sada memiliki arti dalam bahasa batak yaitu sebelas. Sebuah angka khusus bagi builder dan garage yang tercatat sudah tiga kali berpindah lokasi. Di sektor mesin, Paltik menjelaskan hanya melakukan tune up dengan melakukan pergantan oli serta posting polish dan memastikan oli tidak ada yang rembes keluar bagian sisi kanan dan kiri. Demi menghasikan karakter mesin yang besar ia juga merontokan cat sehingga mesin terlihat lebih kekar.

“Sebenernya motor ini sudah full custom sejak datang ke bengkel, awalnya berkonsep cafe racer namun si owner mau merubah penampilannya menjadi konsep chopper,” ujar Paltik

Dengan konsep chopper yang minimalis, Paltik tidak merubah bagian rake dibagian depannya. Stang custom Sampulu Sada Custom Bikes bergaya pull back pun diangap sesuai demi menghasilkan riding yang nyaman. Menyiasati bantingan yang keras Paltik menggunakan ban tebal di bagian belakang dengan velg berukuran 17 inchi. Menariknya, headlamp hasil hunting owner terasa pas dengan model persegi dual lamp milik stanley yang presisi.

Untuk pengerjaan memakan waktu selama tiga bulan dengan segala kendala yang dihadapin termasuk belanja part dan kebutuhan lainnya. Kedepan, owner dan builder sepakat berencana akan mengganti suspensi model springer dibagian depan untuk penampilan lebih macho menyesuaikan frame hardtail.

 

Custom Spec:

Frame

Hard tail type custom by Sampulu Sada Custom Bikes. Frame dibuat ulang secara keseluruhan karena basis rangka yang awalnya cafe racer dianggap akan terlalu rumit jika dipaksakan menjadi frame hardtail

 

Tangki

Custom by Sampulu Sada Custom Bikes. Agar tidak polos, dilengkapi dengan lettering by Pandika Aghta Citta beruliskan nama bengkel dengan pesan rider Chopper aand Destroy.

 

Seat

King and Queen type Custom by Sampulu Sada Custom Bikes. Menyesuaikan dengan postur badan owner dan imbangi gaya knalpot yang tinggi dibagian belakangnya, seat dibuat menyatu dengan sissy bar yang juga berfungsi sebagai tulang dari “sandaran” pembonceng.

 

Handlebar

Model Pullback Custom by Sampulu Sada Custom Bikes. Model Pullback atau sering dikenal dengan rabbit ear custom dengan perhitungan yang presisi antara kaki dan tangan. Agar owner juga lebih relax saat harus riding jarak jauh, sementara kelebaran juga tidak menggangu rider saat harus membelah kemacetan lalu lintas.

Teks: Andhika Kresna | Foto: Herry Axl.