Bajaj Pulsar 2008 Jakarta | Tetap Cafe Racer
Meskipun style scrambler atau street tracker mulai digemari, aliran café racer masih tetap diminati. Seperti tampilan Bajaj Pulsar 160cc garapan ini Sickless Custom Garage ini tetap setia mengusung gaya motor bungkuk.
Sang pemiliknya Steven rupanya ingin memaksimalkan tampilan Bajaj Pulsar 160 miliknya yang sudah lama tidak dipakai lagi. “Asyiknya pilih bahan Pulsar memang sudah mendukung untuk custom, mulai adari rangka yang konvensional dengan double shock sampai mesin dengan kapasitas yang mumpuni. “Mau di bikin aliran apa aja masuk,” buka Ekoi Luriyanto builder Sickless Custom Garage di bilangan Jl. Veteran Bintaro.
Karena basik motor sudah mendukung, makanya ubahan yang dilakukan enggak banyak. Pastinya untuk body semuanya dibikin baru meyesuikan konsep café racer. Buat tangki andalkan pelat galvanis dengan ketebalan 8 mm yang kemudian diramu desainnya serba membulat. Detail tangki dibuat coakan untuk posisi dudukan kaki agar lebih nyaman saat berkendara. “Footstep sudah aplikasi model racing jadi posisi kaki lebih naik,” jelas Ekoi.
Buntut belakang agar tampil beda desainnya justru tidak dibuat model buntut tawon yang jadi ciri tampilan café racer, tetapi diganti dengan tampilan fender minimalis. Tentunya model jok juga disesuaikan dengan model single seatter. “Ini memang tungganan egois cukup buat pengendara saja,” lanjut Ekoi.
Nah untuk kaki-kaki depan tetap mengandalkan sok depan bawaan Pulsar yang memang sudah mumpuni. Hanya sok belakang saja sudah diganti dengan produk aftermarket. “Untuk setang aplikasi model jepit dengan head lamp dibikin manis pakai cover lampu klasik lengkap dengan visor,” tutup builder ramah ini.
Penulis: Oleb, foto: Jordan








Leave a Comment