Warning: session_start(): open(/tmp/sess_c8f000d61b4c43a07f359927b5461a74, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/gastsynt/public_html/wp-content/plugins/fix-my-posts/plugin.php on line 48

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/gastsynt/public_html/wp-content/plugins/fix-my-posts/plugin.php:48) in /home/gastsynt/public_html/wp-content/plugins/fix-my-posts/plugin.php on line 48

Harley-Davidson Softail Evolution 1996 | The Best!

Gelaran Suryanation Motorland selalu menelurkan motor-motor custom dengan tampilan istimewa. Salah satunya motor berbasis Harley-Davidson Softail Evolution 1996, garapan Kromworks Jakarta. Motor bergaya boardtracker milik Iwan Sumita ini tampil dengan mengusung bahan stainless steel pada hampir keseluruhan bodinya pada ajang Grand Battle Suryanation Motorland di Surabaya beberapa waktu lalu.

Paduan unsur modern dan klasik terlihat bersamaan pada motor berjuluk The Stone ini. Dikatakan oleh Andika Pratama selaku builder Kromworks, Hampir seluruh part di motor ini semuanya handmade, kecuali mesin dan ban. Beberapa parts yang terbuat dari stainless steel meliputi rigid frame, tangki, seater, headlamp hingga knalpot. Sementara pada beberapa bagian mengaplikasi bahan kuningan pada gas cup, juga aluminium. “Hampir seluruhnya handmade. Kita buat detail per detail dengan material stainless steel,” buka Andika.

Pada engine, telah mengalami beberapa upgrade dengan menggunakan parts H-D Softail Evolution 1600 cc dari Delkron, open belt dari BDL, karburator SNS dan pengapian dari Crane Cams.

Di sektor kaki-kaki, Andika mengaplikasi velg palang dari DNA dengan ukuran depan-belakang 23 inch × 3.5, dengan ban dari Shinko berukuran sama, yakni 130/60-23. Di sisi suspensi, digunakan shock custom model girder pada bagian depan, sementara bagian belakangnya rigid. “Suspensi depan kita pakai model girder, ini biasa diterapkan pada motor klasik. Tapi kali ini kita gunakan sistem suspensi tersebut dengan desain yang kita buat lebih unik dengan menggunakan material stainless steel,” imbuhnya.

Motor ini selesai dibangun dalam waktu kurang dari 6 bulan. Material stainless steel yang merupakan point utama pada motor ini, juga justru menjadi tantangan tersendiri pada proses pembangunannya.

“Stainless steel berbeda 180 derajat dengan material lainnya. Karakter stainless steel lebih mudah memuai dibanding material lain, terutama pada saat proses welding dan bending. Kesulitan ini kita jadikan sebagai tantangan untuk tetap mendapatkan presisi dan center pada setiap parts yang kita buat,” bebernya.

Pada tahap awal terdapat trial and error, namun ditanggulangi dengan cara kerja yang berbeda, misalnya proses welding yang menggunakan Tig Welding dengan material stainless type (ferritic 316).

 

 

“Pada motor ini, kita melakukan beberapa inovasi mulai dari desain dan material yang digunakan. Dalam prosesnya, kita selalu pertimbangkan beberapa aspek mulai dari bentuk ( point per point), dan fungsi juga tetap diutamakan. Kita tuangkan imajinasi dan lakukan yang terbaik dalam membangun motor ini,” tutupnya. Well, hasil kerjanya tak sia-sia. Project garapannya tersebut, berhasil menyabet gelar terbaik di kelas Free For All. Congrat …Brad…!

Teks: Wildaf | Foto: Kustomfest.

Attachment

boardtracker stainless steel (10) boardtracker stainless steel (9) boardtracker stainless steel (8) boardtracker stainless steel (7) boardtracker stainless steel (6) boardtracker stainless steel (5) boardtracker stainless steel (4) boardtracker stainless steel (3) boardtracker stainless steel (2) boardtracker stainless steel (1)

Leave a Comment


Warning: Unknown: open(/tmp/sess_c8f000d61b4c43a07f359927b5461a74, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct () in Unknown on line 0