Honda GL Max Neotech 1996 | Yang Penting Ajib!
Memiliki dream bike sejatinya dimiliki oleh setiap bikers. Begitu pula Budiman Faisal yang mendambakan sebuah chopper dengan basic Honda CB750 dengan mesin 4 silindernya yang dianggapnya tidak pasaran. “Pasti keren banget kalau dibikin chopper. Dan nggak pasaran seperti motor Paman Sam lainnya deh,” sahut Isal, yang menggemari mesin Jepang ini.
Tak harus menunggu CB750, perlahan keinginannya ia wujudkan dengan membangun sebuah chopper dengan basik Honda GL Max Neotech tahun 90-an. Honda itu ia konsep menjadi small engine chopper yang asik, terlebih saat ini tren pengguna chopper terus berkembang.
Di bengkelnya KS Motor 04, ia membangun custom bike ini secara simple saja karena masih banyak mempertahankan part bawaan. “Yang terpenting custom bike itu nyaman dikendarai, detailnya ajib, dan nggak pasaran. Itu menurut saya lho.. Chopper gak harus bermesin besar,” imbuhnya lagi.
Terlihat dari bentuknya, motor ini dirancang asik buat jalan-jalan. Isal hanya memotong sedikit bagian belakang rangka yang masih asli bawaan ini. Ia memadukannya dengan mengaplikasi tangki Yamaha LS3 agar motor terlihat ramping, dengan stanley bawaan lampu kabut mobil. Beberapa part yang ia custom di antaranya footstep, sepatbor, jok, kickstart hingga knalpot.
Di sektor kaki-kaki ia mengaplikasikan velg dari Mizzle berukuran 18×185 untuk area depan dan velg Champ ukuran 17×250 untuk belakang, semuanya disanding dengan ban dari Swallow bertipe Classic ukuran 350 mm.
Sementara di bagian suspensi, ia memasang shock dari Honda GL100 untuk area depan yang ia kartel ulang bagian tabungnya. Sementara shock belakang dari copotan Honda Tiger.
Penggunaan setang model pullback membuat motor yang ia namai TG alias “Telogodok” ini membuatnya terlihat makin nyaman untuk dikendarai saat santai tanpa harus menjadi yang paling “wah” di jalanan.
“Yang penting asik! Enjoy aja rasanya.. Terlebih jadi suatu kebanggan tersendiri kan bisa bawa motor bikinan kita sendiri ke setiap acara-acara motor custom,” pungkasnya.
Teks: Wildaf / Foto: Herry Axl.
