Kawasaki Ninja 250 2010 | Scrambler Ini Bakal Intim Dengan Nie Kurnia
Besutan ini sangat lekat dengan pemiliknya salah satu lady bikers asal Bengkulu. Sudah beberapa kali berganti style custom, foto motor ini sebelumnya banyak berdar di berbagai akun Instagram dengan tampilan café racer yang berpose dengan pemiliknya Nie Kurnia.
Style vintage nampak pas pada besutan custom bergaya scrambler berbasik Kawasaki Ninja 250 cc ini. Padahal aslinya adalah motor bergenre sport yang sama sekali tidak mencicipi trek tanah.
Sang builder Megy Yuanatama, paham betul setiap pembangunan motor dia wajib tau ukuran tubuh seperti berat dan tinggi badan si owner demi proporsi motor yang sempurna. Setelah ukur mengukur, barulah ia melanjutkan pada sketch dan memulai pengerjaan.
Semua proses mulai dari membuat sketch hingga ekseskusi cat dilakukan di Rockers Motorcycle Custom BKL yang berada di Jalan Kampar No 26 Kota Bengkulu. Frame aslinya hampir dirubah total, meliputi areal komster sampai subframe.
Hampir keseluruhan parts Meggy custom sendiri mulai dari tangki, stang, fender, jok, hingga footstep demi menyelaraskan dengan temanya. Sedangkan beberapa parts lain seperti lampu dan kaki-kaki ia pilih produk aftermarket.
Meski ditantang oleh dengan target waktu hanya 2 minggu, Megy mampu menyelesaikan motor ini. “Karena memang dikasih waktu cuma 2 minggu, lumayan effort saat bikin frame karena ini kan awalnya motor sport. 90 persen gue rubah dari bentuk aslinya,” jelas Megy yang juga menyampaikan bila Nie Kurnia juga owner Rockers Motorcycle Custom BKL.
Good job. Scrambler ini tampil sangar namun tetap cantik berkat aura vintagenya. Nie Kurnia yang sering dikira mojang Bandung ini menamainya Hatori, seperti tokoh kartun yang hobi mendaki gunung dan melewati lembah, mirip dengan peruntukan motor miliknya.
“Setelah selesai pengerjaan, motor langsung kita test ride biar tau safety-nya. Karena si Hatori ini harus dibawa riding sama ownernya ke kawasan Nagrek, Kabupaten Bandung untuk menghadiri event kumpul bikers garapan Coklat Retro,” pungkas Megy.
Tangki
Custom made dari plat 1,2 mm. Sesuai konsepnya, pengecetan pada parts ini juga dibuat bertema vintage dengan desain patina. Mengusung gaya rawtype yang cracky dan nggak beraturan seperti personalitynya, dengan kolaborasi warna hitam dan krem.
Knalpot
Handmade menggunakan pipa 1.25 inchi dan dibentuk sesuai sketch bergaya scrambler. Sebagai aksesoris, Megy membuatkan foot protector yang dikrom untuk melindungi kaki dari panas knalpot.
Kaki-kaki:
Aura dual purpose terlihat dari kaki-kaki kekar motor ini. Megy mengaplikasikan velg DFT berukuran depan 21×2.15 belakang 18×3.00 dengan ban Pirelli berukuran depan 21×2.75 belakang 18×4.00. Pada suspensi belakang ia mengaplikasi shock aftermarket sedang sisi depan masih dengan original.
Finishing
Mengusung genre scrambler, Nie ingin motornya terlihat lebih menarik berkat gaya vintagenya. Maka dia memilih warna serba hitam dengan paduan krem pada bagian tangki. Sedikit nyentrik dari warna basik lainnya, pada selang radiator Nie justru menggantinya dengan warna kuning cerah, menjadikan gaya vintage ini terlihat asik.
Teks: Wildaf | Foto: Istimewa.









Leave a Comment