Krakatoa Bike Week 2017 | Mengusung Konsep Budaya, Pantai dan Militer
Keunikan gunung Krakatau di Lampung menarik perhatian tiga klub moge yaitu HDCI Lampung, MACI Lampung dan Mad Elephant untuk menggarap sebuah event di kawasan tersebut. Acara Bertajuk Krakatoa Bike Week (KBW) 2017 ini digelar di Lapangan Saburai Korem 043/Gatam, Sabtu, (25/11) dengan mengusung nuansa budaya, pantai dan militer.
Sentuhan budaya banyak ditorehkan dalam acara ini, seperti beberapa tarian daerah, 100 topeng budaya, parade pakaian budaya daerah, dan Harley-Davidson yang dipenuhi ragam stiker tapis, kain khas Lampung.
Ribuan bikers dari berbagai tipe motor menghadiri acara ini, mulai dari pengguna Harley-Davidson itu sendiri maupun pengguna motor Eropa, motor-motor klasik dan custom, hingga para builder. Pengunjungnya bahkan datang dari Malaysia dan Thailand.
Mereka yang datang juga banyak mengaspal dari Jakarta, salah satunya adalah keluarga Pengguna Triumph. Sekitar 40 pengguna motor triumph dari berbagai tipe turut menyambangi event motor besar ini.
“Sebenarnya nggak ada undangan resmi, tapi karena pas berbarengan, Triumph Family ada acara ke Lampung yaitu di pulau Pahawang, jadi sekalian kita nyambangin ke sana sekalian silaturahmi,” papar R. Hari Triadji atau biasa disapa Triwheel, selaku Presiden Direktur GAS Motorcycles.
Selain para pengguna Triump, keluarga besar dari PT GAS Motorcycle selaku Distributor Resmi Triumph Indonesia juga ikut menghadiri acara tersebut. Salain Triwheel, ada juga Amri Siregar – Owner PT GAS Motorcycle, Yudi, Adji, Jacki, Giri dan kerabat lainnya.
Tahun ini, KBW juga menggelar “Wing Day Krakatoa Bike Week”, yakni touring dari Lapangan Enggal menyusuri pantai Teluk Lampung hingga ke Marines Eco Park (MEP) di Kabupaten Pesawaran. Di sana, bikers luar kota akan disematkan pin Wing Day KBW di atas panser a la militer, serta sajian berbagai aktraksi ketangkasan dan joget oleh para personel Pangkalan Brigif 3.
Di event ini juga disajikan sederet acara hiburan, pertunukan hingga perlombaan. Sebagai sajian akhir, ratusan bikers dari berbagai merek moge ini dihibur dengan sajian musik reggae dan DJ. Keakraban pun terasa, hubungan sesama pengguna roda dua juga semakin terjalin erat di acara ini. “Tempatnya sudah OK, acaranya OK, sayang animonya masih kurang. Mungkin karena woro-woronya kurang,” pungkasnya.
Teks: Wildaf | Foto: Istimewa.













Leave a Comment