Parjo 2017 I Siap Digelar Awal April Dengan Konsep dan Konten Baru
Gelaran Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) memasuki tahun ke enam, dan pada Parjo 2017 kali ini, mengalami beberapa perubahan mulai dari logo, tempat penyelenggaraan hingga konsep event. Setelah sukses di Yogyakarta dan Bandung pada tahun lalu, Parjo 2017 6 kini siap merambah ke lima kota meliputi Manado, Banjarmasin, Sukabumi, Padang, Jambi, Surabaya dan Bandung.
Parjo 2017 Jakarta akan digelar 1-2 April mendatang dengan mengambil lokasi baru, yakni di Museum Purna Bhakti Pertiwi (TMII). Tempat ini dipilih karena akses yang mudah, tarif parkirnya yang flat, tempat yang luas yakni sekitar dua hektar, serta penggunaan lahan secara eksklusif.
“Semua konten yang ada di Parjo 6 terkait dengan kreativitas dan kebutuhan para hobbies otomotif terutama gaya hidup generasi digital. Ini yang membedakan keberadaan kami dengan event yang serupa,” ujar Suharlan Hasbi, Chief Marketing Officer Gusno Production saat presscon pada Selasa (21/03) di Jakarta.
Konten-konten di dalamnya menjadi wadah kreatifitas industri kreatif anak muda. Diantaranya adalah Parjo Garage Sale, Parjo Swap Meet, Ngumbar Retro Classic, Barber Shop, Jakarta Motor Kastem (Vintage and Scooter), Retro Classic Contest and Display, Graffiti Builder Experience, Parjo Night Out, Motor Modif Contest, Jakarta Nite Ride, Jakarta Auto Clothing, Rolling Thunder, Scooter Rally Indonesia, Bazzar Bagasi FK30, Freestyle and Burn Out, Pomade Contest, Pin Stripping, Classic Disco Party, Neverland, dan akan ada layar tancap!
Yup, yang cukup menarik perhatian di Parjo 6 adalah gelaran layar tancap yang sengaja diadakan oleh panitia. Untuk saat ini, layar tancap akan mengambil satu titik dan akan mengajak penontonnya bernostalgia dengan memutarkan film-film lawas hingga film hasil garapan para komunitas atau builder.
Gelaran Neverland yang digagas oleh Ignatius Hendra Bingky Wanadjaja juga akan dihadirkan. Neverland akan menyuguhkan tatanan unik, stage live music dengan men-display deretan cutom bike.
Parjo 6 menargetkan 30 ribu pengunjung selama 2 hari penyelengaaran. Buat para pengunjung, cukup membayar tiket Rp 25 ribu untuk bisa menikmati sajiannya seharian.
Teks: Wildaf, Foto: Jhon Resa






Leave a Comment