Suryanation Motorland Palembang | Tetap Berkarya dalam Selimut Asap!

Suryanation Motorland merupakan serangkaian acara yang bertujuan untuk mengapresiasi karya anak bangsa di beberapa kota, khususnya scene custom. Pada hari Sabtu (24/10) acara ini telah memasuki pekan keempat. Setelah Medan, Lampung, Makassar, dan Surabaya, kali ini Negeri Sriwijaya mendapatkan gilirannya. Bersamaan dengan kota Cirebon.

Sejak mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, kota di tengah pulau Sumatera ini masih diselimuti kabut asap. Dari udara, kemegahan negeri Sriwijaya bias oleh asap akibat pembakaran hutan. Namun, hal itu ternyata tak menyurutkan antusias para ‘wong kito’ terhadap gelaran pesta yang bertajuk “Temukan Inspirasi Motormu” ini.

Hal itu terbukti sejak Jumat malam, meskipun baru tahap persiapan panggung dan scrutineering bagi para peserta Kustom Contest, publik Palembang telah meramaikan lokasi acara di Lapangan Benteng Kuto Besak. Terletak tepat di tepi sungai Musi serta berlatar belakang megahnya Jembatan Ampera. Pengunjung semakin antusias untuk memeriahkan acara ini.

“Kita mengundang sekitar 40 klub dan komunitas motor Palembang. Untuk menampungnya, telah disiapkan beberapa kantong parkir yang tersedia di sekitar lokasi acara,” buka Krisnanto, Director PT. Nofosindo Editama, event organizer acara ini.

Pada gelaran Suryanation Motorland tak hanya diikuti oleh komunitas motor kecil saja, namun komunitas motor besar seperti, MBCI, HDCI, serta IMBI turut berbaur guna mepererat tali persaudaraan antar bikers Palembang. “Kami sangat senang acara seperti ini diadakan di Palembang. Melalui Suryanation Motorland ini kreativitas bikers ‘wong kito’ dapat tersalurkan,” tutur Chairul Anwar atau akrab disapa Irul Bae, Ketua Paguyuban Motor Sriwijaya.

Suryantion Motorland di setiap kota selalu dibuka pada siang hari. Sedangkan di Palembang, antusias publik terhadap acara ini telah tampak sejak pagi hari. “Saya penasaran dengan motor-motor kontesnya,” ungkap Jefri salah satu pengunjung lokal. Sekitar 90 buah motor diperlombakan di berbagai kelas dengan didominasi oleh virus scene custom.

“Masyarakat Palembang punya karakter, salah satunya terlihat dari juara pertama kategori Free For All yang mencangkok mesin genset pada motor bergaya board tracker,” jelas Donny Aryanto selaku juri pada Kustom Contest Suryanation Motorland 2015.

Menjelang malam, alunan distorsi ciri khas Jikun dan Ovi semakin membakar semangat pengunjung. /Rif dan Steven Jam menampilkan aksi panggung yang melengkapi hiburan bagi ‘wong kito’ setelah berberapa minggu terakhir bertahan hidup dalam rundungan kabut asap. Hampir 15 ribu pengunjung memadati hajatan Suryanation Motorland Palembang.

Oiya, Gastankers jangn lupa untuk menandai kalender masing-masing untuk seri pamungkas Suryanation Motorland 2015 ya! Lapangan Rampal, Kota Malang, siap menjadi tuan rumah pada hari Sabtu, 31 Oktober mendatang.

Penulis & Foto: Icang Alkahfi

Attachment

Suryanation Motorland Palembang_icang alkahfi (14) IMG_1967 Suryanation Motorland Palembang_icang alkahfi (6) Suryanation Motorland Palembang_icang alkahfi (11) Suryanation Motorland Palembang_icang alkahfi (8) Suryanation Motorland Palembang_icang alkahfi (5) Suryanation Motorland Palembang_icang alkahfi (13) Suryanation Motorlang Palembang_icang alkahfi (1) Suryanation Motorlang Palembang_icang alkahfi (2)

Leave a Comment