Suzuki Thunder 2004 I Young Spirit
Suzuki Thunder 125 ini tampil minimalis dan jauh lebih ‘fresh’ dari bentuk sebelumnya. Nggak heran juga sih, karena si pemiliknya Sabil Asyraf Aribowo yang masih muda, dan seorang pelajar di Tambun, Bekasi. Ngggak mau motornya kelihatan sama dengan teman sebayanya, ia dibantu sang ayah kemudian merubah Thundernya jadi cafe racer harian yang asik.
Setelah beberapa kali browsing, dipilih Workshop Puspa Kediri Custom (PKC) Bekasi untuk menggarap, yang juga berlokasi tak jauh dari tempat tinggalnya.
Seperti konsepnya yang minimalis, motor ini tak mengaplikasi part aftermarket mewah. Namun dengan hasil kustomisasinya, membuat custom bike ini tampil asik.
Rangka dari bagian tengah hingga belakang dirubah. Beberapa parts custom lain dibuat senada mengikuti tema, semisal tool box, jok dan knalpot. Selain headlamp, lampu sein dan lampu belakang tidak dibuang dikarenakan peruntukannya yang sebagai motor harian.
Pada tangki, tertera pinstripe tulisan arab berlafalkan Al Ghuroba yang artinya ‘Orang Asing’. “Maknanya sih hubungannya dengan agama Islam,” jelas Nabil. Sementara area kaki-kaki masih mengandalakn pelek bawaan Thunder, yang dikombinasi dengan ban Swallow 212.
Terakhir, pilihan cat warna biru membuat motor ini tampil lebih fresh dan mengesankan pemiliknya yang berani bereksplorasi. “Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan ekspektasi. Seneng juga sih temen-temen banyak yang suka,” tutupnya.
Teks: Wildaf, Foto: Jhon Resa






Leave a Comment