Tampang Super Cub C125 Versi Amerika, Apa Saja Bedanya?

Memasuki hari kedua pameran, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE, BSD Tangerang Selatan, motor bebek retro Honda Super Cub C125 menjadi salah primadona di Hall 10 Indonesia Convention Exhibition (3/8). Selain desainnya yang timeless motor ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi tercanggih di kelas bebek keluaran Honda lainnya.

Thomas Wijaya, Marketing Director Astra Honda Motor mengatakan jika motor bebek dengan velg palang dan fully LED ini merupakan produk global, namun tahukah lo kalau motor bebek premium ini memiliki bentuk desain yang berbeda dengan Honda Supercub C125 versi America! Dimana saja perbedaannya? Berikut perbedaannya.

Untuk Honda Supercub C125 versi Eropa semua desiannya sama dengan model yang dipasarkan di Jepang. Namun untuk negara America, desain Honda Supercub C125 memiliki penampilan yang berbeda. Penampilan yang berbeda ini bukan karena berdasarkan geografis market melainkan karena regulasi yang ada di negara tersebut.

Di America, Honda Supercub C125 secara kasat mata terlihat sama dengan laburan warna yang juga sama. Namun, jika melihat dengan detail versi America memiliki lampu sein di bagian depan yang tidak menyatu dengan handlebar. Hal ini karena regulasi safety traffic di America yang mengharuskan sein diletakan sedikit berjauhan dari headlamp agar tidak manggangu signal lampu sein saat lampu ini menyala.

Selain itu, Honda Supercub C125 versi negara Paman Sam juga memiliki dual seat serta footrest untuk pembonceng. Di sektor pengereman, motor dengan spesifikasi mesin SOHC 124,89 cc dengan dua katup serta ukuran bore 52,4 mm x stroke 57,9 mm ini juga sudah dibekali dengan pengereman dengan sistem ABS. masih di sektor keamanan, motor type C di level tertinggi ini juga di sematkan sepasang Cateye di sisi kanan dan kirinya sebagai penanda saat pengendara Supercub C125 ini menyebrang jalan.

Selain perbedaan diatas, Honda Supercub C125 versi America juga memiliki perbedaan lampu rem. Dimana perbedaannya sein bagian belakang menyatu dengan lampu rem bagian belakang. Di Indonesia, motor berpenampilan ciamik ini dibandrol dengan harga OTR 55 juta. Motor dengan single seat ini juga memiliki beberapa aksesories pendukung seperti handle rem dengan pilihan warna krom atau hitam, flyscreen dengan warna smoke dan lainnya.

Teks: Andhika | Foto: Cycleworld.

Attachment

1

Leave a Comment