Yamaha Scorpio 2006 I Inspirasi Dari Perang Dunia 1

Motor milik Lucky Chandra ini telah 3 kali bertransformasi dari bergenre Japstyle hingga kini menjadi besutan bergaya Bobber.

Awalnya ini motor adalah milik temannya. Mengetahui motor ini punya performa yang cukup tangguh untuk riding jauh, seperti pernah digeber ke Ranca Upas, Ranca Buaya, dan Batu Karas, lantas pria asal Tambun Bekasi, ini pun mempersuting motor tersebut buat jadi pacuannya.

“Karakter mesin Scorpio ini cocok untuk saya yang suka motor cruiser. Kenapa dicustom, karena dengan saya masuk ke dunia custom, bisa menjembatani agar lebih berinteraksi dengan generasi di bawah saya,” terang Lucky.

Workshop Puspa Kediri Custom (PKC) yang berlokasi di Jati Asih Bekasi, dipilih atas kepercayaan dan referensi dari teman-temannya.

Lucky memilih Bobber style yang dianggap sesuai dengan kepribadiannya. “Konsep ini menggambarkan kebebasan dan harapan baru di masa perang dunia 1. Bagi saya sendiri, maknanya adalah saya bisa menjalankan dua atau lebih sisi hidup saya secara optimal, bisa berekspresi dan bermanfaat untuk banyak orang,” terang pria yang juga sebagai Wakil Presiden Roma Club Indonesia.

Aya, sebagai builder yang menggawangi PKC lantas merombak motor tersebut dari rangka, tampilan, hingga mesinnya yang mengalami perubahan.

Frame dari bagian tengah hingga belakang dibuatkan baru, begitu juga swing arm yang dibuat dari pipa seamless 38 mm. Kustomisasi juga muncul pada segitiga atas-bawah berbahan aluminium, setang, gas, tangki toolbox hingga buritan yang dibuat senada.

Pada tangki yang dibuat dari plat galvanis 1,2 mm itu, nampak pinstripe bertuliskan Lucky Bastard yang juga dikerjakan di PKC. ”Selain nama saya Lucky, sisi lainnya adalah saya merasa hidup saya sangat beruntung hingga di pencapaian saat ini. Kata Bastard sendiri sih, di mana kita pernah muda lah, dari little bastard jadi lucky bastard,” imbuhnya.

Bagian kaki-kaki diganti Aya mengikuti style bobber dengan mengaplikasikan pelek berukuran 16 inci depan-belakang, dipasangkan ban gambot dari Unilli. Sementara shockbreaker mengambil copotan dari Yamaha Byson.

Pada bagin jok diberi aksesoris serupa kancing perak untuk menambah kesan yang sekaligus menyesuaikan dengan warna cat perpaduan silver-glitter yang glamour.

“Dengan konsep ini, juga tetap nyaman dan sangat memungkinkan untuk motor daily use” tutup Lucky.

Teks: Wildaf, Foto: Jhon Resa

Attachment

puspa kediri (6) puspa kediri (5) puspa kediri (4) puspa kediri (3) puspa kediri (2) puspa kediri (1)

Leave a Comment