Yamaha Scorpio 2010, Flat Track Gaya Yasashii Garage
Untuk ubahan bergaya flat track pemilihan basik motor Yamaha Scorpio dianggap paling ideal bagi kebanyakan builder. Dengan sodoran kapasitas mesin yang terbilang cukup dan dan rangka bawaan motor sudah menjadi modal buat custom motor pacuan balap trek oval ini.
“Selanjutnya tinggal dituntut kelihaian builder untuk berkreasi buat memaksimalkan tampilan dan detailnya,” ujar Franky Mori Astorianto owner sekaligus builder Yasashii Garage asal Bandung yang menangani ubahan Scorpio lansiran 2010 milik Tian.
Urusan detail ubahan custom builder yang akrab berkaca mata minus ini punya ciri khas karyanya yang cenderung kepada estetika yang rideable, ringkas secara ergonomi, dan lihai mengolah detail bagian motor.
Bagi Franky besutan Flat Tracker menuntuk ubahan kaki-kaki yang mumpuni, makanya untuk areal fornt end atau suspensi depan diaplikasi model upside down copotan dari Suzuki DRZ. Sedangkan areal belakang untuk kejar tampilan bergaya retro diaplikasi model suspensi ganda dengan lengan ayun custom hasil jarahan Yasashii Garage yang workshopnya bertempat di Jl Sawang Kurung V, Bandung.
Makin lengkap areal roda dibekali dengan ban kasar yang biasa jadi andalan balap flat track dari produk Dunlop k10 Tracker. Untuk roda depan dan belakang pakai ukuran yang sama 130/18, hanya beda pada lebar peleknya saja untuk roda depan pasang Takasago 2.50×18 bersanding dengan areal belakang pelek Takasago 300×18.
Nah, untuk areal belakang suspensi Yamaha Scorpio jadi kendala lantaran sudutnya terlalu nungging karena memang motor tergolong sport cruiser. Untuk mengakali agar pas dengan tampilan flat tracker rangka belakang atau subframe ikut dirombak. “Sub frame andalkan pipa baru yang modelnya dibuat lurus tanpa lekukan,” lanjut salah satu pendiri komunitas Street Demon ini.
Kelir biru yang jadi warna andalan tim garpu tala jadi andalan sektor pengecatan berpadu dengan stariping putih gaya Yamaha Racing pada bagian tangki, lengkap dengan logo garpu tala . Tongkrongan motor makin terlihat garang setelah areal mesin seluruhnya dikelir finishing hitam doff dengan metode powder coating yang tentunya tanah panas. Seluruh pengerjaan pengecatan ini ditangani Yasashii Paint Work.
Harmonisasi dengan paduan warna dasar biru dan striping putih serta hitam pada bagian mesin dan kaki-kaki ini mampu menghadirkan tunggangan flat track yang kental beraroma racing. Makin lengkap setelah bagian depan kemudi ditempel cover untuk menyematkan nomer layaknya besutan balap.
Penulis: Belo, Foto: Herry Axl












Leave a Comment