Harley-Davidson Dyna FXDX 2010 | Monochrome Performance!
Sekilas, tidak ada yang menarik dari sosok motor keluaran Harley -Davidson yang satu ini. Namun, secara performa Harley-Davidson Dyna FXDX keluaran tahun 2010 ini tidak terbantahkan kencangnya dalam kejuaraan adu kecepatan dalam trek lurus 402 Meter beberapa waktu lalu di kawasan lanud rumpin, Bogor.
Motor yang digarap Monochrome Performance ini digarap secara profesional di bengkel yang berdiri sejak 1998. Monochrome Performance memang terkenal handal dalam menghadirkan sosok motor berperforma tinggi. Di garage yang berlokasi dekat dengan dealer resmi Harley-Davidson Anak Elang ini hampir rata-rata memiliki basis motor berperforma tinggi.
Khusus motor Harley-Davidson Dyna FXDX keluaran tahun 2010 lengkap dengan cover headlamp dengan cat Holographic ini memiliki beberapa ubahan “jeroan” dengan spesifikasi standart balap khusus Drag Bike 402 M. Secara fisik, penampilannya terlihat sangar karena hampir seluruh body motor dilabur dengan warna hitam solid.
Cat hitam pekat dikombinasikan dengan grafis flaming dengan teknik pengecatan holographic di bagian tangki bensin, side box kanan dan kiri serta beberapa bagian lain termasuk cover headlamp. Sementara di bagian mesin, Harley-Davidson Dyna FXDX milik Monochrome tetap mempertahankan efek krom hingga bagian exhaust. Hal ini diyakini agar motor tidak terlalu mati dengan warna hitam.
“Motor ini sebetulnya sempat mengalami masalah saat sesi skrutinering, dan saat sesi itu motor akhirnya kita putuskan untuk dibawa ke hotel untuk dilakukan pengecekan. Beberapa part yang haus harus diganti dan kita harus kembali ke garage kita di kawasan kelapa gading’, ujar Ricky selaku pembalap dan mekanik Harley-Davidson Dyna FXDX ini.
Di sisi mesin, motor ini hanya mengalami masalah di bagian clutch plate yang mengharuskan Ricky mengganti di Hotel pada tengah malam. Ia langsung merekomendasikan untuk menganti clutch merek Barnett. Sementara di sisi lain, cam bersudara juga di ganti dengan Andrews. Demi mendapatkan akselerasi maksimum, Monochrome Performance juga memikirkan gas buang motor berkapasitas mesin 95 cu atau sekitar 1.550 dengan sistem 2-1 exhaust system Dari Thunderheader. Hasil ubahan ini menghasilkan torehan waktu tercepat dengan hasil yang memuaskan yaitu 12.848 sec di kelas touring.
Sementara untuk menghasilkan performance yang mantab, Monochrome Performance juga merubah beberapa settingan Dyna bertampang sangar ini dengan melakukan porting polish di bagian cylinder head. Hal ini bertujuan agar melancarkan aliran gas buang serta memenuhi kebutuhan bahan bakar yang dibutuhkan. Asupan bahan bakar dikendalikan dengan karburator asal Jepang, Mikuni HSR. Dengan ubahan di bagian mesin ini, Ricky selaku pembalap pun akhirnya berhasil meraih podium satu dalam gelaran Indonesian Big Bike Drag Race Championship yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, untuk memenuhi tenaga yang dihasilkan maksimal, Monochrome Performance mengganti kampas kopling dengan Barnett Performance. Sentuhan akhir pada Harley-Davidson Dyna FXDX keluaran tahun 2010 adalah dengan merubah drive menjadi chain drive. Hal ini ditujukan agar membuat tenaga yang disalurkan ke roda belakang tidak terbuang sia-sia.
“Oia, terakhir kita juga mengganti kaki-kaki Harley-Davidson Dyna FXDX ini dengan menggunakan suspensi tipe upside down di bagian depan dan progressive suspension di bagian belakangnya. Sejauh ini hasilnya sangat memuaskan, tapi di seri berikutnya kita pasti akan riset kembali settingan seri satu kemarin,” tutup Ricky Suryotomo yang berhasil memperoleh waktu tercepat 12.848 sec
Teks: Andhika Kresna | Foto: Gastank.
















Leave a Comment