Honda CB400 Super Four 1996, Berburu Sang Legenda

Honda CB400 Super Four termasuk varian yang diburu bagi pecinta custom culture. Apalagi untuk ubahan bergaya cafe racer, dengan sedikit sentuhan tampilannya sudah bisa jadi andalan buat kongkow bareng komunitas.

“Sudah lama saya ingin memiliki besutan ini dengan kapasitas mesin 400cc handlingnya masih bisa enjoy buat riding di dalam kota,” ujar Bayu Tegung Yulianto salah satu member yang aktif di komunitas CBR Rider wilayah Jakarta dan Depok.

Ubahan motor yang simpel hanya bermain-main diseputar areal bodi saja. Seperti tangki masih mengandalkan tangki bawaan motor cuma dibuat lebih slim dan bagian kana-kirinya dibuat coakan khas cafe racer.

Tentunya bagian jok dan buntut belakang ikut meyesuikan dengan membuat desain baru. “Jok dibuat single seater dengan buritan model buntut tawon semua ubahan body dikerjakan bengkel Outonet Custom di bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,” jelas pria yang tinggal di kawasan Limo, Depok.

Selesai urusan bodi Bayu lantas menggelandang CB400 Super Four ke bengkel milik Jainur Rohim di kawasan Pangkalan Jati, Depok untuk rebuilt areal mesinnya karena beberapa part seperti kampas kopling juga harus diganti baru. Mesin juga dibelah total karena seluruh bagian luarnya dilapis dengan powder coating biar tampilannya terlihat lebih segar.

Untuk areal kemudi setelah ditimbang-timbang akhirnya pilih setang cmodel club man yang memang sengaja untuk tampilkan kesan besutan classicnya. “Kalau setang jepit model clip on jadi kelihatan moderen saya kurang sreg,” jelas pengusaha ekspedisi yang membawa bendera PT . Karya Cipta Mandiri.

PART BOLT ON
Untuk melengkapi detail tampilannya beberapa part bolt on juga ikutan dipasang macam speedometer dan RPM dipilih produk Daytona yang modelnya masih analog. Sedangkan suspensi belakang juga sudah diganti dengan produk aftermarket.

Beruntung saat dapat motor bagian knalpot sudah terpasang produk Yoshimura full system jadi Bayu hanya ubah bagian silincernya saja biar suara knalpot lebih menggelegar. “Bagian silincernya saya custom garapan produsen knalpot lokal dengan bahan stainless stil,” urainy yang sedang mepersiapkan turing ke titik nol, Sabang.

LEGANDA HONDA

Honda CB400 Super Four merupakan penerus generasi Honda CB400 yang lebih dulu diluncurkan 1975. Besutan ini pertama kali di produksi 1992 dengan kode produksi NC31 khusus buat pasar Jepang (JDM). Baru kemudian pada 2008 motor ini di pertama kali di perkenalkan untuk pasar di kawasan Asia Tenggara dan Australia.

CBR400 Super Four termasuk besutan berteknologi, sejak diproduksi 1992 sistem pengereman sedah dilengkapi ABS untuk tipe tertentu dan motor ini cocok buat pemula yang baru ngegas moge. Karena kapasitas mesinnya tidak terlalu besar dan handlingnya nyaman.

Malah desain Honda CB400 Super Four ini tergolong tidak lekang dimakan jaman. Sampai saat ini pabrikan Honda masih tetap diproduksi dengan desain bodi yang nyaris sama. Hanya mulai 1999 dilengkapi dengan varian half fairing dengan sebutan Super Bol D’Or dengan kode NC39.

Lalu pada 2008 bertepatan dengan ultah 50 tahun Honda, Pabrikan Honda Jepang merilis edisi khusus Honda CB400 Super Four dengan paduan kelir merah dan putih yang unitnya dijual terbatas. Kemudian 2011 lalu nongol versi Special Edition yang hanya di jual di Jepang dan tersedia hanya 500 saja.

HONDA CB400 SUPER FOUR DARI MASA KEMASA
CB400 Super Four (PROJECT BIG-1) NC31 1992
CB400 Version R 1995
CB400 Version S 1996
CB400 Four NC36 1997
CB400 Super Four - 50th Anniversarry Edition 1998
CB400 Super Four / Super Bol D’Or NC39 started 1999
CB400 Super Four Vtec Spec I 1999
CB400 Super Four Vtec Spec II 2002 – 2004
CB 400 Super Four / Super Bol D’or NC42 (Vtec Spec III) 2007
CB 400 Super Four / Super Bol D’or Special Edition 2011

Penulis: Belo, Foto: Herry Axl