Honda GL100 1983 & GL Pro 1990, Dynamic Duo JBI Depok
Punya motor scrambler memang banyak kelebihnya, bisa tampil gaya saat mengaspal dan tentunya handal ketika diajak membelah hutan alias beradventure. Konsep itulah yang membuat Lutfi Tile dan Deri Panji kompak memutuskan untuk custom motornya bergaya scrambler.
Bak Dynamic Duo keduanya juga sama-sama pakai basik motor Honda GL Series, Lutfi andalkan Honda GL100 lansiran 1983 sedangkan Deri Panji lebih memilih Honda GL Pro 1990 yang sudah bermesin Neotech. “Selain motor dipakai harian, hampir setiap bulan sekali kita fun adventure bareng teman-teman di Depok,” ujar Lutfi yang juga jadi member JBI Depok.
Enggak salah saat sesi pemotretan Gastank ambil lokasi dikawasan hutan Universitas Indonesia (UI) Depok yang memang cocok dengan spesies motor ini. Kebetulan tempat ini juga kerap jadi andalan para sedulur JBI Depok untuk fun adventure.
Nah, bicara ubahan motor sentuhan scrambler begitu kental pada hampir seluruh detailnya, paling kentara pada bagian tangki yang keduanya andalkan penampung bensin replika milik besutan Yamaha dan Honda lawas. GL100 pakai tangki custom yang meyerupaki Yamaha GT80 sedangkan Honda Neotech pakai replika Honda CB.
Areal kaki-kaki keduanya andalkan sok depan Honda Tiger yang tentunya lebih handal katimbang suspensi depan bawaan motor yang sudah uzur. Sedangkan areal belakang suspensi dan lengan ayun masih tetap andalkan bawaan motor. “Lumayan untuk membelah lintasan dengan trek berbatu masih bisa diredam maksimal,” tipal Deri.
Untuk bagian roda karena buat menjinakkan trek tanah yang licin dua-duanya sama-sama pakai ban berprofil atau kembangan kasar. Tetapi untuk ukuran peleknya berbeda Honda GL100 pakai pelek depan ring 21 inchi dan 18 inchi untuk belakang. Sedangkan Honda GL Pro andalkan roda depan ring 19 inchi sedangkan belakang pakai ban ring 17 inchi. Karena buat keluar masuk hutan pilih pelek yang berkualitas dari produk DID.
Tampilan scrambler makin komplit setelah dipasang leher knalpot ala trail dengan posisi silincer yang sejajar dengan jok belakang. Pemasangan spator depan dan belakang custom ala trail jadul melengkapi sosok motor penggaruk tanah.
Penulis: Belo, Foto: Herry Axl







Leave a Comment