Kawasaki KZ 200 1983 | Less is More
Simple tak berari biasa saja. Seperti chopper garapan Tony Lazuardi ini. Sekilas gayanya minimalis, namun terlihat asik.
Kami melihatnya di perhelatan custom show beberapa waktu lalu. Meski tak sempat menggondol piala, namun penampilannya tetap menarik mata. Diakui Tony, motor ini memang tak sengaja dibawanya untuk ikut kontes.
Di bengkelnya, Nyangkut Custom, yang berada di daerah Sawangan Depok, hampir semua bagiannya ia buat sendiri. Mulai dari frame rigid khas tampilan chopper, hingga berbagai parts lain seperti stang, tangki, jok, sissy bar hingga knalpot semuanya dicustom.
Sama seperti chopper lainnya, bagian depan-belakang motor ini menggunakan porsi ban yang jauh berbeda. Sisi depan dengan velg 21/300 dan ban Swallow 21/300, sementara belakang dengan velg 18/215 dan ban Swallow 18/450. Sementara untuk menambah kenyamanan berkendara, di sisi depan ia juga mengaplikasi springer shock.
Untuk mesin tak ada perubahan. Sayang di area ini pula yang menjadikan motor ini nampak sedikit messy. Misalnya pemilihan kabel berwarna biru yang terlihat kontras dengan warna tangkinya.
Lucunya, warna cat hijau pada tangki diakuinya terinspirasi dari sambal Padang. “Warna hijau tangki terinspirasi dari sambal ijo Padang. Sissy barnya juga gara-gara keinget sama rumah Gadang. Hahaha,” timpalnya.
Proses pembuatan yang hanya memakan waktu 1 bulan dikuinya menjadi waktu yang sangat singkat untuk persiapan mengikuti kontes. “Hehe karena tadinya memang nggak dibangun buat ikut kontes. Yang penting bisa eksis dan orang-orang juga bisa menilai,” pungkas Tony.
Teks: Wildaf | Foto: Gastank.












Leave a Comment